Menemukan topik penelitian (2)

Tulisan ini lebih dikhususkan bagaimana menjalin komunikasi dengan peneliti-peneliti di berbagai tempat, dalam rangka menemukan topik penelitian kita sendiri. Di tulisan pertama sudah saya sampaikan tentang tantangan orang S3 di Indonesia, sehingga ada anekdot seperti ini: “Di sana orang dibayar untuk membaca paper, sedangkan di sini orang harus membayar agar bisa membaca paper”.

Berapakah paper yang harus dibaca oleh seorang kandidat doktor? Satu promotor saya mengatakan minimal 300 paper, kalau S2 minimal 100 paper. Paper-paper itu tentu saja yang inline dengan topik penelitian kita. Nah di sinilah seni meneliti itu dimulai. Indikator bahwa penelitian kita sudah masuk ke track yg benar adalah kalau kita sudah bingung: ke utara, ke selatan, ke barat dan ke timur mentok karena ternyata sudah ada yang mengerjakan topik itu. Untuk sampai titik ini memang harus banyak membaca, kemudian berani menyempitkan dan semakin menyempitkan topik penelitian kita, sampai akhirnya kita hanya mendapatkan beberapa paper yang menjadi state-of-the-art di sudut yang kita selami itu.

Jika sudah sampai titik tersebut, maka melakukan komunikasi dengan penulis-penulis paper state-of-the-art itu akan sangat membantu untuk keluar dari kebingungan dan mencapai tahap “EUREKA!!”, yaitu insipirasi baru sebuah celah penelitian yang dapat memperbaiki usulan-usulan yang ada.

Topik yang saya lakukan penelitian saat itu adalah ttg metoda analisa risiko keamanan informasi. Ada banyak metodologi dan standar untuk bidang itu. Saya persempit lagi di metodologi-metodologi yang sudah mempertimbangkan dependensi aset, dengan pertimbangan bahwa metodologi yang sudah mempertimbangkan dependensi aset memiliki kelebihan dalam menyatakan model bisnis dan model nilai aset. Untuk mendapatkan ide ttg dependensi aset, itu perjalanan lumayan panjang dengan sebelumnya mendalami satu persatu seluruh metodologi yang ada, kemudian coba memilah-milah apa yang sama dan apa yang tidak sama. Lama sekali saya di titik ini. Karena background saya di IT Audit, suatu hari saat saya membaca paper ttg salah satu metodologi di sana baru ada yg mengungkapkan ttg teori dependensi aset ini. Wahh… itulah satu tahapan saya mempersempit topik penelitian pada metodologi yang hanya mempertimbangkan dependensi aset. Yg pasti kalau nanti ditanya mengapa hanya dibatasi pada metodologi yang mempertimbangkan dependensi aset, saya punya argumentasi yang kuat.

Selanjutnya saya lebih konsentrasi untuk membuat taksonomi lagi di metodologi yang mempertimbangkan dependensi aset. Ternyata memang tak banyak, tak lebih dari 5. Itu artinya, di situ celahnya masih banyak karena masih sedikit yang mengerjakannya. Dari situ semangat tambah lebih besar lagi. Tapi mentok lagi, apa lagi yang bisa diperbaiki dari yang sudah ada ini?

Sampai titik itu kemudian saya mulai berkomunikasi intensif, salah satunya ke seorang peneliti di pusat penelitian security di Austria. Biar komunikasinya agak keren, saya analisa dulu seluruh paper yang dia sudah publikasi, apa kelebihan dan kekurangannya. Dari situ saya mulai email dia. Dan tanggapannya sungguh enak, mungkin dia menilai saya nggak blank banget. Satu bulan, dua bulan dan bulan ketiga saya sudah bisa memberikan argumentasi yang lebih kuat ttg penilaian saya. Bahkan setelah itu dia mau mengirim disertasi dia yang tidak bisa didownload bebas seperti papernya yg lain. Dan terakhir dia malah menawarkan join paper di topik yang saya usulkan.

Pelajaran dari sini, untuk penelitian S3 harus berani memilih fokus yang sempit dan memulai komunikasi dengan berbagai pihak yang sedang atau sudah meneliti di fokus yang kita pilih itu. Dunia akademis memiliki kulturnya sendiri, yaitu keterbukaan dan menghargai karya orang lain. Percaya diri memulai komunikasi dengan berbagai peneliti di berbagai tempat akan mempercepat menemukan topik pilihan, dibandingkan hanya membaca paper-papernya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: